Lantas bagaimana aku lagi,
bila bersamanya kujinjing menjadi
angin malam, menyertanya
haripun aku jinjing dalam sebuah
kancah
aku menjadi hilang….berteman
sajak
engkaupun selalu hidup di ujung
malam
ketika angin yang yang kutundukan
kusodorkan…..
menjadi indah dan menjelma dirimu
hingga akhir
jakarta, Awal September 2010
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Bersembunyi di Balik Diriku. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : kumpulan puisi puisi
Ditulis oleh:
cerdas alquran - Saturday, June 9, 2012

Belum ada komentar untuk "Bersembunyi di Balik Diriku"
Post a Comment