puisi.blogspot.com">

Terselip di Hati



Pagipun tiada pernah……
seperti pagi ini
aku ukirkan pada batas pandang
tiada henti

Dalam dua mata cinta terselip
dalam dua hati saling mencari kaki langit
akupun malam pekat
tiada lagi berenda pagi

Sedangkan engkau angsa bersayap
meninggalkan ….batu dingin
jangan kamu patahkan lagi
batas pandang yang sempat melemparkanku
ke tengah taman bunga
jakarta, awal September 2010
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Terselip di Hati. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : kumpulan puisi puisi
Ditulis oleh: cerdas alquran - Saturday, June 9, 2012

Belum ada komentar untuk "Terselip di Hati"

Post a Comment