Aku terpelanting dari angin
yang memagutkan tiap harap
akupun menuju tengah langit
bermahkota merah jambon…..
sementara pasat hanya mengintip
dari balik awan hitam
aku sertai tawa yang menggetarkan
ombak di Parang Tritis
lantaran berpadunya kata hati
alam
aku jadi tengadah …….
mengharap angina menggulung
masa laluku
jakarta, Awal September 2010
No comments:
Post a Comment