Saturday, June 9, 2012

Terselip di Hati



Pagipun tiada pernah……
seperti pagi ini
aku ukirkan pada batas pandang
tiada henti

Dalam dua mata cinta terselip
dalam dua hati saling mencari kaki langit
akupun malam pekat
tiada lagi berenda pagi

Sedangkan engkau angsa bersayap
meninggalkan ….batu dingin
jangan kamu patahkan lagi
batas pandang yang sempat melemparkanku
ke tengah taman bunga
jakarta, awal September 2010

No comments:

Post a Comment