Pagipun tiada pernah……
seperti pagi ini
aku ukirkan pada batas pandang
tiada henti
Dalam dua mata cinta terselip
dalam dua hati saling mencari
kaki langit
akupun malam pekat
tiada lagi berenda pagi
Sedangkan engkau angsa bersayap
meninggalkan ….batu dingin
jangan kamu patahkan lagi
batas pandang yang sempat
melemparkanku
ke tengah taman bunga
jakarta, awal September 2010
No comments:
Post a Comment